logo


PENGUNJUNG ONLINE

Ada 132 tamu online

Search

PARIWARA

Sejak Kab. Pasaman Dipimpin Benny Utama

article thumbnail

Selain Bertabur Prestasi, No 4 Besar di Pulau Sumatera Tak bisa dipungkiri dan memang kenyataan fakta membuktikan bahwa Kabupaten Pasaman yang dinahkhodai oleh Benny Utama dari waktu kewaktu te [ ... ]


Lainnya
Home KABUPATEN Kab Padang Pariaman Melirik Proyek Siluman ala PT. Ikhlas Jaya
Melirik Proyek Siluman ala PT. Ikhlas Jaya
Ditulis oleh Mingguan BAKINNews   
Selasa, 14 Agustus 2012 03:07

Ali Musri Dinilai

Tak Komit Dengan Mutu

Padang Pariaman (Sumbar),BAKINNews---Akan dibongkar, diduga merupakan alasan klasik para pejabat dilingkungan Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Sumbar untuk menjawab pertanyaan wartawan. Faktanya, hingga saat ini pekerjaan Normalisasi Batang Naras yang terletak di Kecamatan Kampung Dalam hingga saat ini belum juga dibongkar. Padahal material yang digunakan ditenggarai tidak sesuai spesifikasi teknis.

Buktinya, terlihat pada pemasangan batu beronjong Batang Naras yang diduga tidak sesuai dengan spesifikasi teknis pemasangan batu beronjong. Sebab, berdasarkan fakta dilapangan, pemasangan batu beronjong beragam ukuran, mulai dari batu berukuran mangga hingga batu berukuran dua kali kepala orang dewasa.

 Anehnya, ragam batu yang digunakan juga bervariasi, seperti yang terlihat dialapangan ada yang menggunakan batu air dan ada juga yang menggunakan batu gunung. Idealnya, setiap pemasangan batu beronjong tentunya menggunakan batu air yang sesuai dengan ukuran yang tertuang dalam dokumen bestek. Tapi bagi rekanan PT. Ikhlas Jaya, material semacam itu tak jadi persoalan yang penting batu tersebut bisa digunakanya dipakai saja, meski tidak sesuai dengan spesifikasi teknis.

Bukan itu saja, pada item pemasangan kawat beronjong, kontraktor melaksaakan terkesan asal jadi. hal ini terlihat dari banyaknya kawat beronjong yang tidak dikunci, beberapa titik yang seharusnya dipasang penguncian, namun terlihat menganga, akibatnya jika debit air sungai naik dipastikan akan merusak pasangan batu beronjong, bahkan bisa terjadi patahan.

Takutnya, pada sambungan antara beronjong yang satu dengan beronjong yang lain juga tidak dikunci, sehingga diprediksi akan berakibat fatal terhadap katahanan beronjong itu sendiri.

Proyek Normalisasi Batang Naras yang menelan biaya hingga Rp. 14 Miliar juga terkesan siluman. Karena dilokasi proyek tidak ditemukan plang indentitas proyek, padahal proyek tersebut menggunakan dana APBD Provinsi Sumbar dan sudah sepantasnyalah masyarakat berhak mengetahui mulai dari pelaksanaan, kontrak kerja, pelaksana serta pengawasnya.

Bahkan, ketika dikonfirmasikan kepada Kepala Dinas PSDA, Sumbar Ali Musri, pecan lalu, berencana membongkar pekerjaan yang ditenggarai tak sesuai spesifikasi teknis dan dokumen bestek tersebut. Namun, hingga saat ini belum ada buktinya. Sehingga alasan tersebut hanya sekedar lips servis belaka. Jadi, pantas saja dinas yang satu ini selalu mendapat sorotan tajam dari berbagai elemen masyarakat, karena dinilai tidak komit dengan perencanaan awal proyek dan perkataan yang diucapkan ke Publik.

Direktur Indonesia Anti Corruption Society (IACS) Perwakilan Sumbar, Darwin, SH., yang dimintai komentarnya seputar pelaksanaan proyek batu beronjong di Batang Naras yang dilaksanakan oleh PT. Ikhlas Jaya mengatakan, kalau pekerjaan beronjong tidak sesuai bestek jelas harus dibongkar dan disesuaikan dengan perencanaan awal. Jadi dalam pekerjaan ini tidak ada istilah tawar menawar, tegas Darwin.

“Apa yang dikatakan oleh Kepala Dinas PSDA Sumbar itu akan membongkar pekerjaan PT. Iklas Jaya hanya isapan jempol belaka. Buktinya, hingga saat ini belum ada tanda-tanda bukti pembongkaran,” ungkap Darwin.

Untuk itu, kata Darwin, Kepala Dinas PSDA Sumbar jangan asal ngomong kalau tidak berani bertindak untuk membongkar pekerjaan beronjong yang dilaksanakan oleh PT. Ikhlas Jaya di Kecamatan Kampung Dalam Kabupaten Padang Pariaman ini.

“Kalau hanya sekedar ucapan bongkar tapi faktanya tidak ada, berarti Kepala Dinas PSDA Sumbar sama saja tidak komit dengan kualitas dan mutu pekerjaan di Dinas yang di Pimpinnya,” sebutnya.

Untuk itu, kita minta Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno mempertimbangkan lagi jabatan yang diamanahkan kepada Ali Musri. Karena selama Ali Musri menjabat sebagai Kadis PSDA Sumbar permasalahan demi permasalah terus terjadi. Bahkan, para PPK yang dipercaya untuk membantu Ali Musri juga tidak menjalankan tupoksinya dengan baik sehingga pekerjaan-pekerjaan proyek yang terindikasi tidak sesuai spesifikasi teknis dan dokumen bestek tetap terjadi. Tentunya, imbas dari semua itu kepada masyarakat, karena sumber dana proyek itu berasal dari masyarakat dan mamfaat proyek itu juga untuk kepentingan masyarakat dalam jangka waktu yang lama, tutur Darwin.

Seperti pemberitaan sebelumnya, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Andi Ivan yang dihubungi BAKINNews, Jum’at (13/7) mengaku proyek tersebut proyek dibawah pengelolaannya, anehnya saat diinformasikan dugaan penyimpangan bestek terhadap mengenai pemasangan batu beronjong yang tidak sesuai spek serta penguncian kawat beronjong yang tidak dilaksanakan oleh rekanan, dengan enteng Andi menjawab akan melakukaan pengecekan, namun terbukti hanya sebagai upaya untuk berdalih, sebab pantauan koran ini hal tersebut tak kunjung diperbaiki. BIN 567

 

 

 
Joomla! is used for?
 

Pengunjung Web

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini291
mod_vvisit_counterKemarin4514
mod_vvisit_counterMinggu Ini30042
mod_vvisit_counterMinggu Kemaren73681
mod_vvisit_counterBulan Ini189248
mod_vvisit_counterBulan Kemaren179375
mod_vvisit_counterSemuanya3456460

We have: 6 guests, 126 bots online
Your IP: 107.22.156.205
 , 
Today: Mei 25, 2013

INVESTIGASI

Edi Warlis Tokoh Masyarakat Solok
09-06-2010 | Mingguan BAKINNews
article thumbnail

Hati-Hati Menerima Ajaran Agama Solok, BAKINNews--- Hal yang sama juga dikomentari oleh Edi Warlis Tokoh Masyarakat Solok, Jum’at (4/6) di Solok terhadap Ajaran sesat dan menyesatkan umat Islam yan [ ... ]


Lainnya

POLITIK

Bupati Tuntut PNS Berlaku Netral Dalam Pemilu Kada
12-06-2010 | Mingguan BAKINNews
article thumbnail

Agam, BAKINNews---Bupati Agam H. Aristo Munandar buka kartu, tentang keberadaan Dinas Kominfo Agam. Menurutnya, Dinas Kominfo bukan tukang foto, tetapi corong Pemkab Agam. Fungsinya sangat strategis d [ ... ]


Lainnya


Situs Resmi Portal Mingguan Bakinnews.com | Developer by Multisoft 165 | Qinqua.com