HEADLINEWS
PENGUNJUNG ONLINE
Ada 183 tamu onlineSearch
PARIWARA
| Sejak Kab. Pasaman Dipimpin Benny Utama Selain Bertabur Prestasi, No 4 Besar di Pulau Sumatera Tak bisa dipungkiri dan memang kenyataan fakta membuktikan bahwa Kabupaten Pasaman yang dinahkhodai oleh Benny Utama dari waktu kewaktu te [ ... ] |
| Lainnya |
| Perlu Ada Kebersamaan Membangun Sijunjung |
| Ditulis oleh Mingguan BAKINNews |
| Senin, 16 Juli 2012 09:01 |
|
Sijunjung(Sumbar), BAKINNews---Pembangunan harus diletakan pada pondasi dasar yang kuat, agar bisa bertahan lama dan dapat diwarisi. Pondasi dasar yang dimaksudkan, bukan hanya semata lapisan tanah atau batu yang keras, tetapi, juga naluri dan rasa persatuan yang kuat dari seluruh lapisan masyarakat. Tidak masanya lagi masyarakat dijadikan penonton di rumahnya sendiri, tetapi, harus diikut sertakan secara aktif. Pemerintah tidak akan bisa berbuat banyak, tanpa didukung oleh seluruh masyarakat, karena, dana saja belum cukup untuk modal dan menyukseskan suatu pembangunan. Walaupun ada pembangunan yang terwujud, itu hanya asal jadi tanpa kualitas yang terjamin dan tidak akan bertahan lama. Oleh karenanya, jangan sampai terjadi ada pembangunan yang dipaksakan, yang akhirnya hasil pembangunan itu kurang bermanfaat atau bisa jadi mubazir sama sekali. Demikian Prof. Dr. Azwar Ananda, MA., salah seorang tokoh masyarakat kabupaten Sijunjung, sewaktu berbincang-bincang dengan BAKINNews beberapa hari lalu, sehubungan dengan perlunya dibangun rasa kebersamaan di kabupaten Sijunjung ke depan. Jika masyarakat kurang bersatu, atau lebih mementingkan kelompok dari kepentingan bersama, maka pembangunan di kabupaten Sijunjung akan berjalan lamban. Barang kali, apa yang diinginkan selama ini, hanya akan tinggal dalam mimpi belaka. Sudah 65 tahun Indonesia merdeka dan kabupaten Sijunjung sudah berumur pula kurang lebih 62 tahun, tampaknya belum ada satu bidang yang bisa dibanggakan. Pembangunan di sektor pendidikan misalnya, disamping sarana dan prasarana yang belum memadai, tenaga guru juga masih kurang, sehingga, mengakibatkan hasil pendidikan itu kurang berkualitas dan tidak mampu bersaing, baik untuk bertarung memperebutkan kursi di berbagai perguruan tinggi, maupun untuk mendapatkan lapangan kerja. Sebab, berkualitas atau tidaknya suatu jenjang pendidikan, dapat dilihat kepada kemampuan tamatan yang dihasilkannya. Membangun kabupaten Sijunjung ke depan, kata Azwar Ananda mantan Dekan Fakultas Ilmu Sosial di UNP, sudah seharusnya dimulai dari mengutamakan sektor pendidikan, guna meningkatkan sumber daya manusia. Kedua, dari sektor usaha peningkatan ekonomi dan kesehatan masyarakat, ketiga, baru sektor sarana prasarana perhubungan dan di sektor ketertiban dan keamanan, serta sektor lainnya yang menyangkut hajat orang banyak. Artinya program pembangunan itu mempunyai skala prioritas dan harus diletakan pada pondasi dasar yang kuat, sekali-kali jangan ada yang dipaksakan. Salah satu contoh pembangunan yang dipaksakan tempo dulu, seperti pembangunan Pasar Inpres Muaro Gambok, sudah lebih 25 tahun, sampai kini tidak dapat dimanfaatkan sama sekali. Ini suatu bukti nyata adanya unsur pemaksaan kehendak dari salah satu pihak, yang akhirnya hasil pembangunan itu menjadi mubazir. Ibarat pepatah mengatakan. “Arang habis, besi binasa, orang tukang payah saja.” Makanya, perlu diwujudkan rasa kebersamaan dan kekompakan dalam membangun daerah Sijunjung, dengan menghindarkan kepentingan pribadi, kelompok atau golongan. BIN Erja/ Ebit |
10 TERPOPULER
- Menyorot Tingkah Laku Gamawan Fauzi
- Angka 5 yang Sempurna
- Edannya Dunia Maya VGMC, Ratusan PNS Terhenyah
- DINAS KESEHATAN PROPINSI SUMATERA BARAT
- Berapa Honor Sebenarnya di ISI Padang Panjang? Irsyad Adam Hanya Dibayar Rp. 40 Ribu Per Bulan
- Terungkap Setelah Direktur PT. RHM Mengamuk di Kantor Dinas PU
- Fenomena Kepala Botak di Pemkab Solok
- Payakumbuh Menuju Kota Penghasil Sapi Potong Terbesar
- Saksi Kecurangan Pilkada Pasbar Buka Suara di MK
- Ada Apa Dengan Guru Idris Sardi Dan Kakak Kandung Hoerijah Adam Pendiri ISI
Pengunjung Web







![]() | Hari Ini | 4186 |
![]() | Kemarin | 2200 |
![]() | Minggu Ini | 19236 |
![]() | Minggu Kemaren | 73681 |
![]() | Bulan Ini | 178442 |
![]() | Bulan Kemaren | 179375 |
![]() | Semuanya | 3445654 |
Your IP: 107.21.186.38
,
Today: Mei 23, 2013
KOTA
| Pembahasan Tanah 240 Ha Kembali Mentok : 22-05-2013 | Mingguan BAKINNews Pansus Dewan Kembalikan Rumusan Tim Pemko Solok (Sumbar), BAKINNews---Pembahasan Kasus Tanah Konsolidasi 240 Ha Kel. Nan Balimo Kec. Tanjung Harapan antara Pansus DPRD Kab. Solok dengan Pemko So [ ... ] |
Lainnya
|
KABUPATEN
| Oknum Anggota DPRD Pasaman Barat Diduga Main Proyek 20-05-2013 | Mingguan BAKINNews Kejari Segera Sikapi Perangai Anggota Dewan Pasaman Barat (Sumbar),BAKINNews---Perangai oknum anggota DPRD Kab. Pasaman Barat yang diduga melakukan intervensi kepada sejumlah SKPD dalam meminta [ ... ] |
Lainnya
|
INVESTIGASI
| Edi Warlis Tokoh Masyarakat Solok 09-06-2010 | Mingguan BAKINNews Hati-Hati Menerima Ajaran Agama Solok, BAKINNews--- Hal yang sama juga dikomentari oleh Edi Warlis Tokoh Masyarakat Solok, Jum’at (4/6) di Solok terhadap Ajaran sesat dan menyesatkan umat Islam yan [ ... ] |
| Lainnya |
POLITIK
| Bupati Tuntut PNS Berlaku Netral Dalam Pemilu Kada 12-06-2010 | Mingguan BAKINNews Agam, BAKINNews---Bupati Agam H. Aristo Munandar buka kartu, tentang keberadaan Dinas Kominfo Agam. Menurutnya, Dinas Kominfo bukan tukang foto, tetapi corong Pemkab Agam. Fungsinya sangat strategis d [ ... ] |
| Lainnya |
Situs Resmi Portal Mingguan Bakinnews.com |
Developer by Multisoft 165 | Qinqua.com






