logo


PENGUNJUNG ONLINE

Ada 43 tamu online

Search

PARIWARA

Sejak Kab. Pasaman Dipimpin Benny Utama

article thumbnail

Selain Bertabur Prestasi, No 4 Besar di Pulau Sumatera Tak bisa dipungkiri dan memang kenyataan fakta membuktikan bahwa Kabupaten Pasaman yang dinahkhodai oleh Benny Utama dari waktu kewaktu te [ ... ]


Lainnya
Home KABUPATEN Kab Agam Tim Pengawas Temukan Harga Mita Diatas HET
Tim Pengawas Temukan Harga Mita Diatas HET
Ditulis oleh Mingguan BAKINNews   
Jumat, 29 Juni 2012 03:40

Agam (Sumbar), BAKINNews---asalah minyak tanah (Mita) cukup komplet di Agam. Permasalahan mencuat dari berbagai sisi sejak dari agen, pangkalan, sampai konsumen Mita itu sendiri, seperti ditemukan Tim Pengawasan Barang dan Jasa Dinas Koperasi UMKM dan Perindag Agam, dalam kunjungan lapangan mereka, Selasa (26/6) ke Agam belahan timur.

Dari 3 Kecamatan yang dikunjungi tim pimpinan Hadi Suryadi, SH., dengan anggota Ir. Adrinal dan Ardinal, SH., itu mencuat beragam persoalan. Persoalan tersebut bermuara pada kesulitan warga mendapatkan Mita dengan harga wajar. Permasalahan tersebut antara lain kouta Mita yang diterima pangkalan Mita tidak sesuai dengan jumlah semestinya, harga jual pangkalan Mita kepada konsumen melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET), pemilik pangkalan Mita membeli lebih dari harga yang ditetapkan dan masih adanya preman melakukan intimidasi terhadap pemilik pangkalan Mita.

 Menurut pemilik pangkalan Mita di Koto Tinggi, Baso, jumlah Mita yang diterima tidak sesuai dengan jumlah semestinya. Satu tanki lazimnya berisi 23 drum dan 2 jerigen Mita. Namun yang diterima adakalanya hanya 22 drum. Juga ada supir mobil tanki yang mengisikan Mita ke drum semaunya, sehingga isi drum tidak penuh. Kondisi demikian jelas merugikan pemilik pangkalan. “Itulah yang kami alami, ujar salah seorang pemilik pangkalan Mita, Rita.

Disisi lain, harga yang dipatok agen sesuai pengakuan pemilik pangkalan Mita beragam, ada yang mematok Rp. 14.100.000/tanki (isi 5.000 liter), juga ada yang menetapkan harga Rp. 15.200.000/tanki, termasuk “uang pijak gas.” Uang pijak gas dibayarkan pemilik pangkalan kepada supir mobil tanki dengan jumlah beragam. Sejak dari Rp. 400.000,-, sampai Rp. 500.000/tanki.

Harga jual Mita kepada konsumen juga beragam. Ada pangkalan Rp. 3.500/liter ada pula yang menjual Rp. 4.000/liter. Bahkan ada yang menjual dengan harga cukup tinggi yaitu Rp. 5.000/liter.

Sesuai dengan SK Bupati Agam Nomor 415 Tahun 2008, HET Mita di Agam hanya Rp. 2.960. Namun pemilik pangkalan Mita diberi toleransi menjual sampai Rp. 3.500/liter. Walau demikian, menurut Hadi Suryadi harga jual ditingkat pangkalan masih beragam, bahkan jauh diatas ambang toleransi yang diberikan Pemkab Agam.

Untuk mengawasi pendistribusian Mita kepada konsumen, telah dilakukan pengaturan seperti jumlah maksimal yang boleh dibeli konsumen, tatacara pendistribusiannya. Setiap rumah tangga hanya dibenarkan membeli 10 liter sekali transaksi. Pendistribusian dilakukan dengan kupon, dilengkapi dengan kartu keluarga konsumen. Sedangkan bagi pedagang pengecer pemilik warung bisa membeli Mita 2 jerigen (isi 35 liter) sekali transaksi, dengan membawa rekomendasi dari Walinagari setempat. “Bila kouta Mita didistribusikan dengan benar, tidak akan pernah terjadi kekurangan Mita di Agam,” ujar Hadi.

Kouta Mita untuk Agam tercatat 1.385 Kl (1.385.000 liter). Mita tersebut disalurkan melalui 91 pangkalan Mita yang tersebar pada 16 Kecamatan yang ada di Agam.

 

Cabut Izin

Kedepan Pemkab Agam akan bertegas-tegas terhadap pangkalan nakal. Bagi yang sudah diberi peringatan, tidak juga berubah, izinnya akan dicabut. Untuk mengawasi pendistribusian Mita, Hadi berharap pihak Pemerintah Nagari bersama perangkat nagari ikut bekerjasama dengan aparatur pemerintah Kecamatan setempat. Dengan demikian, konsumen bisa terlindungi.

Selama ini, menurutnya peranan pihak Pemerintah Nagari dalam mengawasi pendistribusian Mita sedikit lemah. Kondisi itu memberi peluang kepada pihak lain untuk “bermain.” Hadi tidak menepis isu tentang keberadaan pangkalan mita fiktif di daerah itu. Menurutnya, isu tersebut merupakan masukan kepada pihak berwenang di Pemkab Agam untuk melakukan penertiban.

Dari hasil penelitian lapangan, Petugas Pengawasan Barang dan Jasa Dinas Koperasi UMKM dan Perindag Agam telah menemukan sebuah pangkalan mita tanpa aktivitas. Pangkalan tersebut terdapat di Kecamatan Canduang. Kini sudah dicabut izin operasionalnya. Pangkalan mita fiktif tersebut bisa ada diduga kuat akibat permainan di tingkat agen mita.

“Kami sudah menyurati pihak Hiswana Migas, agar pangkalan di Canduang itu tidak lagi mendapat pasokan Mita, karena izinnya sudah dicabut,” ujarnya. Pangkalan Mita tersebut selama ini mendapat pasokan Mita dari agen PT. Mitra Agam Kerosindo. Sedangkan pangkalan Mita Zulfahmi di Kecamatan Baso menurut data mendapat pasokan Mita 5 Kl sebulan dari kouta 10 Kl. Kenyataan itu menimbulkan pertanyaan, kemana larinya Mita yang 5 Kl lagi. Agen yang memasok Mita ke pangkalan tersebtu adalah CV. Parambangan.

Pangkalan Mita Aswndi, Kecamatan Canduang membeli Mita dari Agen Yulius Rinaldi Rp. 17.300.000/tanki. Akibatnya, Aswandi terpaksa menjual kepada konsumen Rp. 4.500/liter. Permasalahan itu sudah ditangani pihak Dinas Koperasi UMKM dan Perindag Agam. Bahkan ada pangkalan Mita dengan kouta 25 Kl/bulan, namun kegiatannya tidak jelas. Bahkan dipangkalan tersebut hanya ditemukan sekitar 3 buah drum. Tidak ditemukan pengelola dipangkalan Mita tersebut. Bahkan ironisnya, menurut warga sekitar tidak ada aktivitas transaksi Mita disana.

“Kami akan mengundang segenap pihak terkait dalam pendistribusian Mita, untuk hadir dalam pertemuan membicarakan berbagai masalah yang ditemukan dilapangan,” ujar hadi pula. Dalam pertemuan itu akan diundang pihak Hiswana Migas, agen Mita dan pemilik pangkalan Mita yang ada di Agam. Langkah itu perlu diambil, guna meluruskan berbagai persoalan yang terkait dengan pendistribusian Mita di Agam. BIN 020

 

 
Joomla! is used for?
 

Pengunjung Web

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini8872
mod_vvisit_counterKemarin2200
mod_vvisit_counterMinggu Ini23922
mod_vvisit_counterMinggu Kemaren73681
mod_vvisit_counterBulan Ini183128
mod_vvisit_counterBulan Kemaren179375
mod_vvisit_counterSemuanya3450340

We have: 55 guests, 18 bots online
Your IP: 54.234.42.16
 , 
Today: Mei 23, 2013

INVESTIGASI

Edi Warlis Tokoh Masyarakat Solok
09-06-2010 | Mingguan BAKINNews
article thumbnail

Hati-Hati Menerima Ajaran Agama Solok, BAKINNews--- Hal yang sama juga dikomentari oleh Edi Warlis Tokoh Masyarakat Solok, Jum’at (4/6) di Solok terhadap Ajaran sesat dan menyesatkan umat Islam yan [ ... ]


Lainnya

POLITIK

Bupati Tuntut PNS Berlaku Netral Dalam Pemilu Kada
12-06-2010 | Mingguan BAKINNews
article thumbnail

Agam, BAKINNews---Bupati Agam H. Aristo Munandar buka kartu, tentang keberadaan Dinas Kominfo Agam. Menurutnya, Dinas Kominfo bukan tukang foto, tetapi corong Pemkab Agam. Fungsinya sangat strategis d [ ... ]


Lainnya


Situs Resmi Portal Mingguan Bakinnews.com | Developer by Multisoft 165 | Qinqua.com