HEADLINEWS
PENGUNJUNG ONLINE
Ada 76 tamu onlineSearch
PARIWARA
| Sekilas Tentang Dinas Prasjaltarkim Dalam Pencapaian RPJMD dan RPJP Bersinergis Demi Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Diketahui bersama bahwa secara keseluruhan banyak kegiatan ke PU-an Sumatera Barat khususnya Prasarana Jalan, Tata Ruang dan Permukiman (Pr [ ... ] |
| Lainnya |
| Kelompok Tani Cahaya Keluarga |
| Ditulis oleh Mingguan BAKINNews |
| Senin, 20 Pebruari 2012 06:06 |
|
Semoga Menjadikan “Nur” Kemasyarakat Petani Banyak harapan tumbuh direlung hati masyarakat bahwa kelompok tani ini mampu membuat perubahan pada sektor pertanian. Langkah yang inovator, menggerakan semua kalangan untuk ikut andil membangun Kab. Sijunjung. Wajar saja dikala peresmian oleh Gubernur Sumbar Irwan Prayitno pada hari, Minggu (19/2) di Nagari Pamuatan, Kec. Kupitan, Kab. Sijunjung, banyak kalangan memberi apresiasi yang luar biasa disaat peresmian tersebut. Sedangkan tampak hadir disaat itu, dari rombongan Gubernur seperti Kadis Perkebunan Farrudin, Kadis Pertenakan Edwardi, Kadis Kelautan dan Perikanan Yosmeri, Dirjen Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementerian Pertanian Arman Moeluk, Bupati Sijunjung Yuswir Arifin, Ketua DPRD Sijunjung Muklis R, Walikota Sawahlunto Ambran Nur, Sekda Dharmasraya Martoni, dan Camat, Walinagari serta tokoh masyarakat se Kab. Sijunjung ikut memadati menghadiri peresmian Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P3S) Kelompok Tani Cahaya Keluarga tersebut.
Dasmarni, BE., (Kelompok Tani Cahaya Keluarga) Majukan Masyarakat Pertanian Dengan berdirinya Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P3S) Kelompok Tani Cahaya Keluarga, yang dibuka secara resmi oleh Gubernur Sumbar Irwan Prayitno pada hari, Minggu (19/2) di Nagari Pamuatan, Kec. Kupitan, Kab. Sijunjung. “Ini merupakan langkah awal untuk membangun kemandirian masyarakat petani sehingga dapat melahirkan petani yang profesional,” ujar Dasmarni, BE., pensiunan Kepala Balai Latihan Transmigrasi Sumbar ini dengan senyum yang didampingi oleh suaminya, Drs. Sirjon Mak’ruf. Hal ini berawal dari keprihatinan melihat kondisi pertanian dan perkebunan yang tidak terkelola secara baik dan teratur. Masyarakat pertanian hanya mengandalkan pengalaman tradisional serta bibit seadanya. Seperti perkebunan karet, dimana masyarakat kurang mengerti mana bibit yang unggul atau biasa saja. Akibatnya, hasil produksi tidak sesuai dengan apa yang diharapkan, apalagi pengelolanya hanya berdasarkan pengetahuan tradisi turun temurun. Oleh karena itu, pada Tahun 2008 lahan yang seluas 15 hektar, dibuka seluas 6 hektar untuk areal pertanian dan perkebunan. Dahulunya lahan ini hanya hutan belantara, kini diolah dan dimanfaatkan untuk lahan pembibitan karet, perkebunan, perikanan, dan lainnya. Sedangkan kelompok yang terdiri sebanyak 20 orang ini bernaung dibawah Alinia Group. “Tekad kami mendirikan kelompok pertanian yang diberi nama Kelompok Tani Cahaya Keluarga, untuk kemajuan pertanian keluarga dan masyarakat didaerah ini.” Diharapkan dapat memberikan kontribusi dan motivasi positif pada petani maupun kelompok pertanian yang ada didaerah ini. Sehingga dengan adanya pembekalan maupun pelatihan diharapkan tingkat kemampuan petani yang ada didaerah dapat berkembang dengan baik dan sukses. BIN Yofit Tanjung
Drs. H. Marlis, MM., (Inspirator dan Pembina) Cahaya Keluarga Untuk Kemajuan Pertanian! Lain hal apa yang dikatakan oleh Ketua Pembinaan dan Inspirator kelompok tani ini yakni Drs. H. Marlis, MM. Menurutnya, spirit terbentuknya Kelompok Tani Cahaya Keluarga ialah untuk mengembangkan potensi pertanian keluarga dan masyarakat didaerah ini. “Kita merasakan bagaimana kondisi kehidupan keluarga dan masyarakat petani yang masih kurang beruntung. Sebagai putra asli Kenagarian Pamuatan dan pengusaha pertanian, serta anggota DPRD Provinsi Sumbar, apa yang Saya berikan kepada keluarga maupun masyarakat Kab. Sijunjung masih jauh dari apa yang diharapkan,” ujar Ketua Komisi IV Prov. Sumbar ini. “Oleh karena itu, kita memikirkan bagaimana potensi daerah dapat digarap dengan baik dan profesional. Khususnya potensi keluarga Saya, baik itu SDM maupun SDAnya. Oleh karena itu, dengan dibentuknya Kelompok Tani Cahaya Keluarga diharapkan dapat memberikan kontribusi positif baik itu kepada keluarga maupun kepada masyarakat didaerah ini untuk dapat maju dan berkembang,” ujar Marlis. Memang kita akui, Kelompok ini terdiri dari anggota keluarga besar Kelompok Tani Cahaya Keluarga yang dipimpin oleh Dasmarni, BE., pensiunan Kepala Balai Latihan Transmigrasi Sumbar. Namun tujuannya untuk mengembangkan masyarakat pertanian didaerah in. Tentu pengelolaannya tidak seperti kelompok tani yang ada, tetapi sudah dikelola secara profesional seperti layaknya manajemen perusahaan perkebunan. Bahkan pekerja memang diukur dengan potensi kerja mereka seperti upah pekerja sebesar Rp. 1.600.000,-, sebulan, ditambah dengan beras dan fasilitas tempat tinggal. Sehingga amat berbeda dengan kelompok tani lainnya. Kelompok ini memiliki administrasi yang lengkap, manajemen dan birokrasi yang jelas selayaknya sebuah menajemen perusahaan perkebunan lainnya. “Awalnya, kita membuat perkebunan entres yang dibantu oleh Dinas Perkebunan Kab. Sijunjung. Pohon induk bibit karet sebanyak 8000 batang dan biaya pengolahan yang pada waktu itu sebesar Rp 71 Juta. Oleh karena itu, dengan melihat kondisi yang amat rapuh tersebut, kami perusahaan Alinia Group ikut terjun langsung untuk mendorong serta mengembangkan kelompok tersebut, dimana kalau dikalkulasikan secara keseluruhannya kita sudah berinvestasi kurang lebih Rp 1 Miliar,” ujar Marlis. “Kedepan, kita akan mengembangkan areal ini untuk pusat pelatihan yang dilengkapi dengan fasilitas, penginapan, Musholla, pendidikan dan lainnya. Disamping itu kita terus membenahi baik internal maupun pengembangan eksternal untuk kemajuan pertanian.” BIN Yofit Tanjung
Irwan Prayitno : Gubernur Sumbar “Kita Prioritaskan Siapa Yang Rajin” Dalam kesempatan pembukaan secara resmi Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P3S) Kelompok Tani Cahaya oleh Gubernur Sumbar Irwan Prayitno. Menurut Gubernur, pembentukan pusat pelatihan pertanian yang dibentuk oleh kelompok tani Cahaya Keluarga sangat memberi motivasi kepada masyarakat Sumbar, khususnya masyarakat Kab. Sijunjung. “Saya sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan kelompok ini. Dengan mencerdaskan petani, diharapkan pertumbuhan ekonomi masyarakat juga akan meningkat. Kelompok ini memberikan contoh yang baik, sehingga perlu untuk dikembangkan secara menyeluruh di Sumatera Barat,” ujar Gubernur. “Bahkan kami selaku Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, merasa perlu bertanggung jawab untuk membantu dan memacu perkembangan kelompok tani yang seperti ini. Apalagi sekitar 60% masyarakat Sumbar adalah petani, dengan melibatkan masyarakat dalam sektor pertanian, ini merupakan langkah konkrit untuk memberantas kemiskinan. Perlu diingat, keberhasilan pembangunan tidak hanya dari pemerintah, namun perlu dukungan seluruh masyarakat.” “Oleh karena itu, kelompok ini telah membantu pemerintah dengan menggalakkan program pertanian. Kami selaku pemerintah hanya perlu membina dan membantu untuk berkembangnya kelompok-kelompok tersebut. Kami dari Pemerintah Provinsi dan DPRD Sumbar telah sepakat, bantuan dari pemerintah hanya dikucurkan kepada masyarakat yang ingin maju, bekerja keras dan siap menerima tantangan kedepan. Bagi masyarakat yang malas, perlu dibenahi dulu pribadinya untuk maju sehingga bisa dibantu oleh pemerintah.” BIN Yofit Tanjung
Amran Nur : Walikota Sawahlunto Kebutuhan Masyarakat Saat Ini! Dalam kesempatan saat peresmian kelompok tani Cahaya Keluarga, Walikota Ambran Nur yang dikenal inovator dalam penggagas kebun kakau di Kota Sawahlunto mengatakan, “ini adalah kebutuhan masyarakat saat ini. Semoga kelompok tani Cahaya Keluarga memang memberikan Nur (Cahaya) kepada masyarakat petani didaerah ini,” ujarnya. Dengan meningkatkan taraf kehidupan petani dan meningkatkan kemampuan petani, maka mudah-mudahan kemiskinan akan semakin jauh dari masyarakat petani. “Jujur, langkah ini sangat kita hargai dan patut diberi apresiasi, sehingga dapat berkembang dan maju untuk kedepannya. Karena, tidak tertutup kemungkinan dahulu mereka masih mengelola secara tradisional, sekarang dengan adanya pusat pelatihan semoga petani didaerah ini dapat belajar dan menjadi petani yang profesional.” BIN Yofit Tanjung
Muklis R : Ketua DPRD Kab. Sijunjung Kita Akan Dukung Kemajuannya! “Sebagai mitra Pemerintah Daerah, kami DPRD Kab. Sijunjung sangat mendukung program ini. Bahkan dapat menjadi percontohan bagi kelompok tani didaerah lain. Kami sangat mengapresiasi, sehingga dapat memberikan dampak kepada masyarakat petani di daerah ini,” ujarnya. “Dengan langkah awal yang dicetus oleh kelompok tani Cahaya Keluarga, mudah-mudahan ini memberi manfaat kepada masyarakat petani didaerah Kab. Sijunjung. Sehingga peningkatan taraf hidup masyarakat petani bisa kita galakkan dan kita majukan untuk menjadi yang terbaik.” BIN Yofit Tanjung
Drs. Martoni, Apt. M.Kes., Sekda Kab. Dharmasraya Menjadi Kawasan Percontohan Didaerah Lain Dalam kesempatan tersebut, Sekda Kab. Dharmasraya mengatakan, “langkah ini merupakan konseptual yang luar biasa untuk perkembangan industri pertanian. Bahkan kita harapkan dapat berkembang kedepannya, sehingga menjadi percontohan didaerah lain khususnya Kab. Dharmasraya.” Dengan pengembangan pusat pelatihan ini, diharapkan dapat merangsang percepatan petanian didaerah ini. Pola-pola seperti ini merupakan langkah nyata untuk mengantisipasi terhadap kegagalan pertanian didaerah ini. Sehingga perekonomian masyarakat pertanian dapat meningkat dan sejahtera. BIN Yofit Tanjung
Hendry Chaniago : Camat Kupitan Kelompok Ini Menjadi Kebanggaan Kami! “Kelompok ini merupakan kebanggaan kami di Kecamatan Kupitan,” ujar Camat Hendry Chaniago. Apalagi didaerah ini lagi gencar-gencarnya mengalakkan sektor pertanian. Apalagi banyak diantara perantau yang ingin menggarap lahan mereka, dengan banyaknya permintaan bibit. Semoga kelompok ini dapat membantu dan mengembangkan sektor pertanian. “Oleh karena itu, kita di Pemerintahan Kecamatan sangat mendukung dan memberi apresiasi dengan berdirinya kelompok tani Cahaya Keluarga.” BIN Yofit Tanjung
Emmirson Priadi, SPt., Dtk Pangulu Mudo : Ketua KAN Berdampak Positif Bagi Masyarakat Ketua KAN dan tokoh masyarakat, Emmirson Priadi, SPt. Dtk Pangulu Mudo mengatakan, selaku tokoh masyarakat, berdirinya pusat pelatihan untuk pertanian merupakan langkah yang ditunggu-tunggu selama ini oleh masyarakat. “Kami menyambut baik dengan berdirinya kelompok tersebut, semoga dapat memberikan warna untuk kehidupan dan kemajuan pertanian didaerah ini.” Hal ini sangat berdampak positif, dimana masyarakat pertanian hanya mengandalkan pengalaman tradisional serta bibit seadanya. Akibatnya, hasil produksi tidak sesuai dengan apa yang diharapkan, apalagi pengelolaannya hanya berdasarkan pengetahuan tradisi turun temurun. Dengan berdirinya kolompok ini, maka diharapkan dapat mencerdaskan masyarakat petani, khususnya perkebunan karet dimana masyarakat bisa belajar lebih banyak tentang perkebunan dan bibit unggul. Sehingga dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat petani. BIN Yofit Tanjung |
10 TERPOPULER
- Menyorot Tingkah Laku Gamawan Fauzi
- Angka 5 yang Sempurna
- Edannya Dunia Maya VGMC, Ratusan PNS Terhenyah
- Berapa Honor Sebenarnya di ISI Padang Panjang? Irsyad Adam Hanya Dibayar Rp. 40 Ribu Per Bulan
- DINAS KESEHATAN PROPINSI SUMATERA BARAT
- Terungkap Setelah Direktur PT. RHM Mengamuk di Kantor Dinas PU
- Payakumbuh Menuju Kota Penghasil Sapi Potong Terbesar
- Fenomena Kepala Botak di Pemkab Solok
- Saksi Kecurangan Pilkada Pasbar Buka Suara di MK
- Ada Apa Dengan Guru Idris Sardi Dan Kakak Kandung Hoerijah Adam Pendiri ISI
Pengunjung Web







![]() | Hari Ini | 5567 |
![]() | Kemarin | 5445 |
![]() | Minggu Ini | 29412 |
![]() | Minggu Kemaren | 59672 |
![]() | Bulan Ini | 154371 |
![]() | Bulan Kemaren | 236372 |
![]() | Semuanya | 3657955 |
Your IP: 50.16.108.167
,
Today: Jun 19, 2013
KOTA
| Kasus Laka lantas Wartawati Tabloid Zaman 17-06-2013 | Mingguan BAKINNews Ngerem Mendadak, Pelaku Tak Bertanggung Jawab Padang (Sumbar),BAKINNews---MALANG benar nasib Susi Sukreni, Wartawati Tabloid ZAMAN yang juga Sekretaris Redaksi. Setelah mengalami luka berat akiba [ ... ] |
Lainnya
|
KABUPATEN
| DPRD Kritik Kinerja Bazda Pasaman Barat 17-06-2013 | Mingguan BAKINNews Pasaman Barat (Sumbar),BAKINNews---Dalam tuntunan syari’at Islam disebutkan, bahwa zakat merupakan sarana untuk membersihkan harta. Dengan dibayarkannya zakat tersebut kepada yang berhak meneriman [ ... ] |
Lainnya
|
INVESTIGASI
| Edi Warlis Tokoh Masyarakat Solok 09-06-2010 | Mingguan BAKINNews Hati-Hati Menerima Ajaran Agama Solok, BAKINNews--- Hal yang sama juga dikomentari oleh Edi Warlis Tokoh Masyarakat Solok, Jum’at (4/6) di Solok terhadap Ajaran sesat dan menyesatkan umat Islam yan [ ... ] |
| Lainnya |
POLITIK
| Bupati Tuntut PNS Berlaku Netral Dalam Pemilu Kada 12-06-2010 | Mingguan BAKINNews Agam, BAKINNews---Bupati Agam H. Aristo Munandar buka kartu, tentang keberadaan Dinas Kominfo Agam. Menurutnya, Dinas Kominfo bukan tukang foto, tetapi corong Pemkab Agam. Fungsinya sangat strategis d [ ... ] |
| Lainnya |
Situs Resmi Portal Mingguan Bakinnews.com |
Developer by Multisoft 165 | Qinqua.com






