logo


PENGUNJUNG ONLINE

Ada 55 tamu online

Search

Home INVESTIGASI Investigasi Edi Warlis Tokoh Masyarakat Solok
Edi Warlis Tokoh Masyarakat Solok
Ditulis oleh Mingguan BAKINNews   
Rabu, 09 Juni 2010 16:39

Hati-Hati Menerima Ajaran Agama

Solok, BAKINNews--- Hal yang sama juga dikomentari oleh Edi Warlis Tokoh Masyarakat Solok, Jum’at (4/6) di Solok terhadap Ajaran sesat dan menyesatkan umat Islam yang dilakukan Syaiful Karim yang difasilitasi oleh Syamsu Rahim Wali Kota Solok terus menjadi perbincangan masyarakat Solok, bahkan menjadi Gunjingan di Sumatera Barat.

Ironisnya, Syamsu Rahim selama ini terus membela diri dan mengatakan tidak terlibat dengan buku dan pengajian tersebut, yang menjadi bulan-bulanan para ulama dan Ormas Islam, bahkan seperti yang ditegaskan Ketua Majelis Tinggi Kerapatan Adat Alam Minang Kabau (MTKAAM) Irfianda Abidin diwaktu itu menghimbau seluruh pemangku adat agar mengeluarkan Syamsu Rahim dari Minangkabau, ini adalah gerakan ammarmakruh nahimungkar, serta menegakkan yang makruf memberantas yang mungkar ini adalah perintah Allah, katanya dikala itu.

Bahkan, semenjak digelarnya bedah buku karya Syaiful Karim di Mesjid Raya Selayo dan MUI mengeluarkan Fatwanya, Syamsu Rahim, masih tetap menyatakan yang berhak menyatakan sesat atau tindakan bukanlah MUI, tetapi Pakem, sesuai dengan Undang-undang, ujar Syamsu Rahim saat itu.

Keadaan semakin menyudutkan posisi Syamsu Rahim, yang sekarang ikut mencalonkan diri sebagai Bupati Solok, namun begitu derasnya desakan para ulama dan mubaligh, sepertinya membuat kecutnya sang wali Kota Solok tersebut. Meskipun berulangkali melaporkan Mingguan BAKINNews ke Polisi, terkait memberitakan masaalah pengajian rutin oleh Syaiful Karim yang difasilitasi Oleh Syamsu Rahim dirumah dinasnya.

Untuk itu, Edi Warlis berharap kepada masyarakat, agar hati-hati menerima ajaran agama, karena saat ini sudah banyak ajaran-ajaran agama yang tidak lagi berpedoman kepada sunnah Rasul dan Hadis, seperti ajaran Syaiful Karim guru yang didatangkan Syamsu Rahim.

Ditambahkan Edi Warlis, kami melihat persoalan buku-buku dan ajaran Syaiful Karim yang masih berlanjut di Kota Solok, oleh sebagian masyarakat yang mungkin karena tidak tahu atau ada kepentingan dan mungkin juga ada desakkan lain, itu dianggap sebagai Ihklafiah, tidak menerima dan menghormati pendapat orang lain, jadi cukup gencarlah yang disembahkan ditengah-tengah masyarakat, baik melalui ceramah-ceramah oleh mubaligh yang memang pro pada ajaran tersebut.

Demikian juga yang terjadi disejumlah media masa, yang telah menyuarakan dan menyuarakan dan dan menginformasikan ketengah-tengah masyarakat dan kita bersukur dan mengucapkan terima kasih kepada media masa, bahwa yang benar itu benar dan yang salah itu salah, jelas Edi. BIN 700

 
Joomla! is used for?
 

Pengunjung Web

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini2511
mod_vvisit_counterKemarin8139
mod_vvisit_counterMinggu Ini34495
mod_vvisit_counterMinggu Kemaren59672
mod_vvisit_counterBulan Ini159454
mod_vvisit_counterBulan Kemaren236372
mod_vvisit_counterSemuanya3663038

We have: 33 guests, 26 bots online
Your IP: 50.16.166.175
 , 
Today: Jun 20, 2013

INVESTIGASI

Edi Warlis Tokoh Masyarakat Solok
09-06-2010 | Mingguan BAKINNews
article thumbnail

Hati-Hati Menerima Ajaran Agama Solok, BAKINNews--- Hal yang sama juga dikomentari oleh Edi Warlis Tokoh Masyarakat Solok, Jum’at (4/6) di Solok terhadap Ajaran sesat dan menyesatkan umat Islam yan [ ... ]


Lainnya

POLITIK

Bupati Tuntut PNS Berlaku Netral Dalam Pemilu Kada
12-06-2010 | Mingguan BAKINNews
article thumbnail

Agam, BAKINNews---Bupati Agam H. Aristo Munandar buka kartu, tentang keberadaan Dinas Kominfo Agam. Menurutnya, Dinas Kominfo bukan tukang foto, tetapi corong Pemkab Agam. Fungsinya sangat strategis d [ ... ]


Lainnya


Situs Resmi Portal Mingguan Bakinnews.com | Developer by Multisoft 165 | Qinqua.com