HEADLINEWS
PENGUNJUNG ONLINE
Ada 80 tamu onlineSearch
PARIWARA
| Sejak Kab. Pasaman Dipimpin Benny Utama Selain Bertabur Prestasi, No 4 Besar di Pulau Sumatera Tak bisa dipungkiri dan memang kenyataan fakta membuktikan bahwa Kabupaten Pasaman yang dinahkhodai oleh Benny Utama dari waktu kewaktu te [ ... ] |
| Lainnya |
| Saksi Kecurangan Pilkada Pasbar Buka Suara di MK |
| Ditulis oleh Mingguan BAKINNews |
| Minggu, 25 Juli 2010 16:57 |
Beberapa Kepala SKPD Hadir Pada Persidangan Terkait adanya gugatan tentang kecurangan yang terjadi pada PEMILU KADA Pasaman Barat 30 Juni lalu, para saksi yang terlibat dalam kecurangantersebut buka suara di Mahkamah Konstitusi, Jakarta. Alhasil, keterangan para saksi membongkar semua kecurangan salah seorang calon. Jakarta, BAKINNews…Untuk mendapatkan sesuatu yang diinginkan, tidak sedikit orang yang akan berbuat apa saja meskipun ada larangannya. Sehingga pada akhirnya apa yang didapat tersebut akan menimbulkan kemudharatan bagi dirinya sendiri. Begitu juga halnya dengan yang dilakukan salah satu pasangan Calon Bupati – Wakil Bupati Pasaman Barat nomor urut 3, Drs. H. Baharuddin R. MM – Syahrul Dt. Marajo S.Pd. Kecurangan pacalon ini pada Pemilu Kada 30 juni lalu terbongkar setelah adanya pengaduan serta keterangan para saksi dan oknum yang terlibat disalamnya. Sebagaimana dalam konfirmasi TIM Pemenangan Calon Bupati – Wakil Bupati Syahiran - Asgul kepada BAKINNews, Rabu (21/7), Syamsuri selaku koordinator saksi kecurangan tersebut mengatakan bahwa pihaknya sampai saat ini telah menemukan banyak kasus kecurangan yang dilakukan oleh pasangan calon Bupati – Wakil Bupati Pasaman Barat nomor urut 3 tersebut. Adapun kasus kecurangan yang dapat dibuktikan tersebut antara lain adalah money politic, mobilisasi mahasiswa, penggelembungan suara dibeberapa TPS serta kecurangan lainnya lainnya. “ Dari semua kasus ini kita punya barang bukti serta para saksi yang kuat dan sanggup untuk memberi keterangannya sekalipun di Mahkamah Konstitusi nantinya “ papar Samsuri. Selain itu menurut Samsuri, pengaduan kepada pihak GAKKUMDU ( Penegak Hukum Terpadu ) Pemilu Kada juga telah dimasukkan. Para saksi serta unsur yang terkait lainnya juga sudah diperiksa. “ Kini kami hanya menunggu hasil dari pemeriksaan GAKKUMDU “ papar samsuri. Kemudian untuk lebih menindak lanjuti hasil temuan kecurangan Pemilu Kada tersebut, TIM Pemenangan pasangan calon Syahiran – Asgul juga membuat gugatan ke Mahkamah Konstitusi di Jakarta.
Berdasarkan keterangan para saksi yang berhasil dihimpun BAKINNews di Jakarta, mereka membenarkan pernyataan tentang adanya praktek money politik, mobilisasi, penggelembungan suara serta kecurangan Pemilu Kada lainnya itu. Disamping itu, para saksi juga siap untuk memberikan pernyataan yang sebenarnya pada persidangan di Mahkamah Konstitusi nantinya. Hal ini menurut saksi adalah semata untuk menegakkan supremasi hukum serta membuka wawasan bagi masyarakat khususnya Kab. Pasaman Barat untuk tidak menodai kesucian berdemokrasi. Pada waktu yang bersamaan pula, dalam persidangan pembacaan sanggahan oleh pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kab. Pasaman Barat dan pihak terlapor lainnya, yakni pasangan Baharuddin R – Syahrul Dt. Marajo di Mahkamah Konstitusi Jakarta, Rabu (21/7), terlihat beberapa Kepala SKPD hadir dalam persidangan tersebut. Seolah olah kehadiran mereka telah dikondisikan oleh pihak terkait tanpa mendapatkan izin dari Kepala Daerah Pasaman Barat. Hal ini tentu saja menjadi sorotan publik khususnya yang hadir pada saat itu. Selain itu, Bupati H. Syahiran MM juga sangat menyesalkan tindakan beberapa Kepala SKPD itut. Sebab menurut H. Syahiran, mereka yang hadir pada saat itu tidak memiliki muatan didalamnya serta tanpa koordinasi dan minta izin terlebih dahulu kepada Bupati selaku Kepala Pemerintahan. Adapun oknum SKPD Pasaman Barat yang hadir pada saat itu antara lain Kepala DPKAD Evita Murni, Kasat Pol.PP Asnal, serta anggota SKPD lainnya. Bukan hanya itu, beberapa Walinagari di Pasaman Barat juga turut menghadiri persidangan yang berlangsung pada 21 Juli lalu di Mahkamah Konstitusi. Dari itu semua muncul asumsi sebahagian masyarakat bahwa Drs. H. Baharuddin R, MM terindikasi sengaja mengkondisikan beberapa pejabat Eselon serta Walinagari yang ada di Pasaman Barat untuk menunjukkan keberpihakan bagi dirinya. Dari kejadian yang sangat memalukan tersebut, maka Drs. Marwazi selaku Kepala BKD bersama Sekda Kab. Pasaman Barat akan menindak lanjuti kejadian tersebut. Jika terbukti nantinya, kita akan berikan sanksi bagi yang bersangkutan “ papar Marwazi. BIN 114
Saya Diancam Pak Bahar Pasaman Barat (Sumbar), BAKINNews…Adanya keterangan yang terpapar dalam salah satu poin gugatan TIM Syahiran – Asgul di Mahkamah Konstitusi Jakarta tentang praktek money politik yang dilakukan pasangan Baharuddin R – Syahrul Dt. Marajo, mendapat pembenaran oleh orang yang terlibat langsung didalamnya. Sebagaimana pengakuan Thomas, salah seorang warga Nias yang ada di Pasaman Barat kepada BAKINNews Minggu (25/7), “ Saya diberi uang sejumlah beberapa puluh juta oleh pak Baharuddin R. untuk dibagi bagikan kepada masyarakat Nias yang ada di Giri Maju, baik yang terdaftar maupun tidak terdaftar, kemudian agar memilih atau mencoblos pasangan nomor urut 3 pada tanggal 30 Juni “ aku Thomas. Selain itu kata Thomas, dirinya juga dihubungi oleh Yondrizal SH selaku Ketua KPU Pasaman Barat terkait tentang pembagian Kartu Pemilih. “ Pak Yon menghubungi saya lewat pesan singkat ( SMS ) guna menanyakan kepada siapa surat undangan pemilih yang telah disiapkan pihak KPU untuk dibagikan “ tambahnya. Dari keterangan Thomas ini dapat disimpulkan bahwa bukan hanya Baharuddin R. saja yang melakukan kecurangan pada Pilkada 30 Juni lalu, akan tetapi pihak KPU Pasaman Barat juga terindikasi terlibat didalamnya. Betapa tidak, sesuai dengan pengakuan Thomas selaku orang atau saksi yang terlibat langsung dalam hal ini menggambarkan bahwa dengan praktek money politik yang dilakukan Baharuddin R. itu seolah dibantu oleh pihak KPU untuk menambah jumlah pemilih khususnya di daerah Giri Maju Kec. Luhak Nan Duo. Bukan hanya itu, setelah mengetahui bahwa dirinya siap bersaksi tentang kecurangan tersebut, Baharuddin R. mengancam Thomas beberapa kali melalui Telephon Selular. “ Pak Bahar marah marah pada saya. Dia juga melarang saya untuk hadir pada persidangan nantinya. Selain itu, karena emosi mungkin, pak Bahar mengancam saya dengan mengatakan “ kalau saya jadi Bupati nanti, saya hancurkan kalian orang Nias semua nanti “ papar Thomas. “ Saya siap bersaksi didepan Mahkamah Konstitusi nanti, guna membongkar segala kecurangan yang dilakukan pak Bahar “ tegas Thomas. Adapun menurut dirinya, kesaksian yang akan diberikannya itu nanti adalah semata untuk menunjukkan kepada bangsa ini, bahwa praktek kekotoran dalam pesta demokrasi di Indonesia harus segera dihilangkan. “ Buktikanlah dengan sebenar benarnya, bahwa suara rakyat itu adalah ungkapan suara Tuhan “ tegas Thomas diakhir pembicaraannya. BIN 114
Pak Baharuddin R Membagi Uang Transport Pasaman Barat (Sumbar), BAKINNews… Kelompok lain yang menjadi salah satu sasaran kecurangan politik Baharuddin R, adalah para Mahasiswa Pasaman Barat yang berada di Kota Padang. Hal tersebut terungkap setelah adanya kesaksian salah seorang mahasiswa yang terlibat didalamnya yakni Adi Putra. Sebagaimana dalam pemaparannya kepada BAKINNews, MInggu (25/7) mengatakan, bahwa pada tanggal 28 Juni yang lalu, sekitar 200 orang mahasiswa Pasaman Barat yang berada di Padang di undang oleh Baharuddin R. ke STIKES Amanah miliknya. Pada kesempatan itu menurut Adi Putra, Baharuddin R. mengatakan bahwa apabila terpilih nanti sebagai Bupati Pasaman Barat, dirinya akan mengundang mahasiswa Pasaman Barat yang ada di Padang untuk berpesta merayakan kemenangannya di salah satu Hotel termegah yang ada di Padang. Selanjutnya kata Adi Putra, “ Pak Baharuddin R juga membagi bagikan uang transport untuk pulang ke Pasaman Barat sejumlah Rp 50.000 bagi mahasiswa yang pulang naik bus dan Rp 75.000 bagi yang pulang naik sepeda motor, kemudian terselip kalimat untuk memilih pasangan nomor urut 3 ( Bahar – Syahrul ) pada Pemilu Kada 30 Juni “ paparnya. Ketika ditanya tentang sikapnya waktu menerima uang tersebut, Adi Putra menjawab, “ Namanya saja dikasih uang, siapa yang menolak. Apalagi Kami mahasiswa yang merantau “ jelasnya. Namun dari gambaran tersebut menyimpulkan bahwa dengan praktek money politik yang dilakukan oleh salah seorang pasangan calon Kepala Daerah, dapat berdampak negatif dalam bentuk apa saja dan bagi siapa saja. Artinya dengan praktek money politik dapat bereaksi memobilisasi, namun dengan money politik juga dapat merusak moral sebahagian mahsiswa yang merupakan generasi penerus bangsa. BIN 114
Selain Dikasih Uang Rp.20.000 Agar Memilih Pasangan Nomor Urut 3 Pasaman Barat (Sumbar), BAKINNews… Selain kalangan aktivis dan intelektual, masyarakat perkampungan juga menjadi salah satu korban money politik yang dilakukan oleh pasangan calon Kepala Daerah nomor urut 3 Bahar – Syahrul. Sebagaimana pengakuan Karuman warga Koto Padang Kec. Kinali kepada BAKINNews, Minggu (25/7) bahwa dirinya, istrinya, adiknya serta beberapa orang kampung lainnya diberi uang oleh TIM Baharuddin R pada 28 Juni 2010 lalu di Pasar Koto Padang. “ Selain diberi uang Rp 20.000, TIM pak Bahar juga menyebutkan agar memilih atau mencoblos pasangan nomor urut 3 Bahar – Syahrul pada Pilkada tanggal 30 Juni “ jelasnya. Sebagai orang yang tinggal diperkampungan, karuman dan beberapa orang lainnya menurut saja. Sebab dengan menerima uang tersebut, mereka merasa takut apabila tidak memilih pasangan nomor urut 3 tersebut. “ Kami fikir jika tidak memilih nomor urut 3 ( Bahar - Syahrul ) setelah menerima uang tersebut uangnya akan diminta lagi. Maka dari itu mau tak mau kami pilih aja nomor urut 3 pada pemilihan kemaren “ jelas Karuman. Namun setelah mendapatkan keterangan lebih jelas dari orang orang yang lebih mengetahui akan hal itu, Karuman beserta istrinya baru sadar dan merasa bersalah. Dari itulah, untuk menebus kesalahannya pada pesta demokrasi 30 Juni lalu, karuman beserta istrinya siap memberikan keterangan di Mahkamah Konstitusi pada tanggal 28 juli 2010 dalam sidang penyampaian keterangan saksi. BIN 114
Keterangan Masyarakat dan Barang Bukti Bukan Rekayasa Pasaman Barat (Sumbar) BAKINNews…Menyikapi temuan serta barang bukti dan saksi saksi yang menguatkan pembuktian adanya praktek money politik, mobilisasi, penggelembungan suara dan kecurangan lainya yang dilakukan oleh pasangan calon Bupati – Wakil Bupati Drs. H. Baharuddin R. MM – Syahrul Dt. Marajo S.Pd, Fakhrizal Hafni dalam keterangannya pada BAKINNews Minggu (25/7) mengatakan “ Selaku Tim Pemenangan Pasangan Syahiran – Asgul, khususnya bidang hukum, saya beserta teman teman lainnya akan berupaya semaksimal mungkin untuk mengungkap kebenaran ini melalui Mahkamah Konstitusi “ jelas Fakhrizal. Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan secara bersama dengan pihak pengacara PBHI di Padang, dapat disimpulkan bahwa keterangan masyarakat serta barang bukti sebagai temuan tersebut adalah yang sebenarnya dan bukan direkayasa. “ Masyarakat yang menjadi saksi atau yang terlibat langsung dalam kecurangan itu benar benar menyatakan yang sebenarnya terjadi “ jelas fakhrizal. Hal itu dikatakannya berdasarkan pembuktian yang menguatkan indikasi tersebut setelah adanya pemeriksaan bersama pengacara PBHI di Padang. Selain itu dirinya juga berharap, kiranya Mahkamah Konstitusi dapat memberikan keputusan yang benar benar adil sesuai bukti yang ada dan harapan masyarakat Pasaman Barat guna menegakkan Supremasi Hukum di Indonesia ini. “ Saya yakin, Mahkamah Konstitusi tidak akan dapat dibayar dengan uang atau apapun. Oleh karena itu saya juga yakin Mahkamah Konstitusi nantinya akan memberikan keputusan yang sebenar benarnya berdasarkan pertimbangan hukum yang adil di Indonesia ini “. Papar Fakhrizal diakhir pembicaraannya. BIN 114
Apa Maksud SKPD Hadir di MK ? Pasaman Barat, BAKINNews… Dalam rangka investigasi langsung ke Mahkamah Konstitusi di Jakarta, guna mengikuti perkembangan gugatan kecurangan salah seorang calon, tampak oleh wartawan BAKINNews dan beberapa orang masyarakat pasaman barat lainnya pada tanggal 21 Juli lalu kehadiran beberapa SKPD dan pejabat eselon maupun setingkat eselon lainnya di Ruang Sidang Mahkamah Konstitusi di Jakarta. Dalam kesempatan itu, Kepala DPKAD Evita Murni dan Kepala Satpol PP Asnal tampak serius mengikuti persidangan yang digelar oleh Mahkamah Konstitusi. Namun yang menjadi persoalan adalah, apa sebenarnya motif dibalik kehadiran beberapa SKPD maupun eselon dan setingkat eselon Pasaman Barat itu di Mahkamah Konstitusi ?. Sebab dalam peraturan Kepegawaian telah dinyatakan bahwa setiap kegiatan yang berlangsung diluar daerah harus diketahui dan mendapat izin langsung oleh Bupati atau atasan langsung. Sedangkan yang terjadi pada saat itu, Kepala SKPD maupun beberapa eselon dan setingkat eselon lainnya pergi meninggalkan Pasaman Barat tanpa koordinasi dan tanpa izin dari Bupati atau atasan langsungnya sesuai peraturan kepegawaian Indonesia tersebut. “ Betapa bobroknya moral sebahagian Kepala SKPD Pasaman Barat ini, masih hidup Bupatinya sudah berani mereka menghianati atasannya itu. Padahal tanpa mereka sadari, bahwa jabatan yang mereka dapat saat ini merupakan persetujuan dari Bupati yang mereka khianati itu “. BIN 114
Baharudidin.R Calon Bupati Terpilih Kita Serahkan Saja ke MK Padang (Sumbar), BAKINNews---Terindikasinya terjadi Money Politik saat Pilkada Bupati Pasaman Barat 30 Juni 2010 lalu, oleh salah satu calon, bahkan dugaan kecurangan tersebut digugat ke Mahkamah Konstitusi. Menanggapi adanya gugatan tersebut, Baharuddin R Calon Bupati Pasaman terpilih saat dikonfirmasikan via telepon selularnya (08116670xx), Senin (26/07), mengaku menyerahkan sepenuhnya pada Mahkamah Konstitusi tersebut. “Apapun putusan nanti akan Kita ikuti” jelasnya. Ditegaskan Baharuddin, R, “Siapa pun tak akan bisa membantah putusan Mahkamah Konstitusi” tambahnya sembari menyatakan wartawan kan bisa saja membuat berita sesukanya dan langsung mematikan telepon gengamnya. Namun, saat di SMS beberapa pertanyaan sesuai dengan pengakuan masyarakat, “apa benar ada money politik seperti yang dituduhkan?, apa benar Bapak mengancam masyarakat Nias seperti pengakuan Thomas?, apa benar Bapak membagi-bagikan uang transport kepada mahasiswa seperti pengakuan Adi Putra saat diundang ke STIKES Amanah? Sayangnya tidak dibalas. Setelah dikirim SMS, kemudian ditelepon kembali, meskipun ada nada masuk, namun tidak diangkat.BIN 007
|
10 TERPOPULER
- Menyorot Tingkah Laku Gamawan Fauzi
- Angka 5 yang Sempurna
- Edannya Dunia Maya VGMC, Ratusan PNS Terhenyah
- DINAS KESEHATAN PROPINSI SUMATERA BARAT
- Berapa Honor Sebenarnya di ISI Padang Panjang? Irsyad Adam Hanya Dibayar Rp. 40 Ribu Per Bulan
- Terungkap Setelah Direktur PT. RHM Mengamuk di Kantor Dinas PU
- Fenomena Kepala Botak di Pemkab Solok
- Payakumbuh Menuju Kota Penghasil Sapi Potong Terbesar
- Saksi Kecurangan Pilkada Pasbar Buka Suara di MK
- Ada Apa Dengan Guru Idris Sardi Dan Kakak Kandung Hoerijah Adam Pendiri ISI
Pengunjung Web







![]() | Hari Ini | 5730 |
![]() | Kemarin | 4514 |
![]() | Minggu Ini | 5730 |
![]() | Minggu Kemaren | 33549 |
![]() | Bulan Ini | 194687 |
![]() | Bulan Kemaren | 179375 |
![]() | Semuanya | 3461899 |
Your IP: 184.72.184.104
,
Today: Mei 25, 2013
KOTA
| Kian Ramai Pengunjung 24-05-2013 | Mingguan BAKINNews Taman Kota Makin Tacelak Solok (Sumbar), BAKINNews---Media ini, Jum’at pagi (24/5) melakukan coffee morning bersama Kepala Dinas Kebersihan dan Tata Ruang (KDTR) Kota Solok, Dedi Asmar didampin [ ... ] |
Lainnya
|
KABUPATEN
| Perpisahan SD Gugus V Tanjung Haro Berlangsung Meriah 24-05-2013 | Mingguan BAKINNews Limapuluh Kota (Sumbar), BAKINNews---Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Limapuluh Kota, Desri, menegaskan bahwa, setelah anak tamat Sekolah Dasar (SD) tidak ada yang tidak melanjutkan pendidikannya [ ... ] |
Lainnya
|
INVESTIGASI
| Edi Warlis Tokoh Masyarakat Solok 09-06-2010 | Mingguan BAKINNews Hati-Hati Menerima Ajaran Agama Solok, BAKINNews--- Hal yang sama juga dikomentari oleh Edi Warlis Tokoh Masyarakat Solok, Jum’at (4/6) di Solok terhadap Ajaran sesat dan menyesatkan umat Islam yan [ ... ] |
| Lainnya |
POLITIK
| Bupati Tuntut PNS Berlaku Netral Dalam Pemilu Kada 12-06-2010 | Mingguan BAKINNews Agam, BAKINNews---Bupati Agam H. Aristo Munandar buka kartu, tentang keberadaan Dinas Kominfo Agam. Menurutnya, Dinas Kominfo bukan tukang foto, tetapi corong Pemkab Agam. Fungsinya sangat strategis d [ ... ] |
| Lainnya |
Situs Resmi Portal Mingguan Bakinnews.com |
Developer by Multisoft 165 | Qinqua.com








Baharudidin.R Calon Bupati Terpilih 





